Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Personel Polsek Pulau Maya Karimata bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan groundcheck dan pembasahan/pendinginan lahan gambut yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Tanjung Satai, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.15 WIB setelah titik hotspot terpantau melalui aplikasi Spongi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tim yang terdiri dari 4 personel Polsek Pulau Maya Karimata dan 3 personel MPA mendapati kondisi api masih menyala pada area kebun dan hutan dengan vegetasi semak belukar serta jenis tanah gambut.
Dengan dukungan 3 sepeda motor, 1 unit tosa, 1 alat pemadam dan 5 selang, personel melakukan penanganan serta pembasahan di lokasi. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3,7 hektare.
Pelaksanaan penanganan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air, angin kencang, serta kondisi semak belukar yang masih lebat. Personel juga melakukan pendataan penanganan dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan.
Kutipan draf: “Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan bersama masyarakat untuk mencegah api meluas. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta berhati-hati dalam menggunakan api,” ujar personel di lapangan.
Selanjutnya, personel berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tanjung Satai, masyarakat, BPBD dan Koramil untuk memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi munculnya kembali titik api. Masyarakat, termasuk pemancing dan pemburu, diimbau tidak menggunakan api secara sembarangan di kawasan rawan Karhutla.
Bersama cegah Karhutla, jaga lahan dan lingkungan untuk Kayong Utara yang aman.
#PoldaKalbar
#SiagaKarhutla
#OperasiAmanNusaII
#KayongUtaraBerkah
#SalamPRESISI
