Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Polres Kayong Utara melalui pembangunan dan revitalisasi sumur bor sebagai sumber air untuk mendukung penanganan karhutla di berbagai wilayah.

Pada Senin (14/9/2026), Polres Kayong Utara melaksanakan monitoring perkembangan pembangunan sumur bor di wilayah hukumnya. Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, terdapat 10 titik sumur bor Polri, dengan rincian 9 titik sudah aktif dan mengalir, sementara 1 titik masih dalam proses penyelesaian.
Sebaran sumur bor tersebut berada di tiga kecamatan, yakni 3 titik di Kecamatan Sukadana, 5 titik di Kecamatan Simpang Hilir, dan 2 titik di Kecamatan Teluk Batang.
Di Kecamatan Sukadana, seluruh tiga titik telah aktif dan mengalir, masing-masing berada di Jalan Bhayangkara Desa Sutera dengan kedalaman 12 meter, Jalan Poros Sukadana–Ketapang Desa Pangkalan Buton dengan kedalaman 24 meter, serta Jalan Poros Sukadana–Melano Desa Harapan Mulia dengan kedalaman 20 meter.
Sementara di Kecamatan Simpang Hilir, dari lima titik sumur bor, empat titik telah aktif dan mengalir. Keempatnya berada di kawasan Transmigrasi TR 3B, TR 9, TR 7, dan TR 9 Desa Rantau Panjang. Satu titik lainnya di Desa Sungai Mata-Mata dengan kedalaman 28 meter masih dalam proses karena terkendala ketersediaan air untuk menuntaskan pengeboran.
Di Kecamatan Teluk Batang, dua titik sumur bor yang berada di Jalan Parit Deri, Dusun Panca Bakti 3, Desa Teluk Batang Selatan dengan kedalaman 82 meter serta Dusun Nelayan, Desa Alur Bandung dengan kedalaman 68 meter, tercatat aktif dan mengalir.
Pembangunan dan revitalisasi sumur bor ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Polres Kayong Utara dalam memperkuat ketersediaan sumber air di wilayah rawan karhutla. Keberadaan sumber air diharapkan dapat mempercepat respons personel ketika terjadi kebakaran maupun saat proses pendinginan lahan gambut.
Polres Kayong Utara akan terus melakukan monitoring terhadap seluruh titik sumur bor, termasuk menyelesaikan satu titik yang masih dalam proses, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanganan karhutla dan perlindungan masyarakat.
“Sumber air diperkuat, kesiapsiagaan ditingkatkan. Bersama cegah karhutla sebelum api meluas.”
#KayongUtaraBerkah
#SalamPRESISI
#PoldaKalbarSiagaKarhutla
