Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan. Personel gabungan melaksanakan ground check dan pemadaman titik hotspot di Desa Batu Barat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan 1 personel Polsek Simpang Hilir, 10 personel pemadam PT Jalin Vaneo, 5 personel Yon TP 538, 10 personel Brimob Polda Aceh, serta 5 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).

Titik api sebelumnya terpantau melalui aplikasi SIPONGI pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah dilakukan ground check, tim mendapati lokasi berupa area APL dengan kondisi gambut tebal, lahan tidur, kebun sawit warga, serta sebagian masih berupa semak belukar.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan lebih dari 5 hektare secara spot-spot dan masih berpotensi meluas. Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api menjalar ke area lainnya.
Penanganan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama minimnya sumber air dan angin kencang, yang dapat mempercepat penyebaran api di kawasan gambut. Dengan dukungan 1 unit mobil, 10 sepeda motor, dan 5 unit alat pemadam, personel bersama masyarakat terus berupaya mengendalikan titik api.
Hingga pukul 17.00 WIB, personel dan masyarakat menyelesaikan kegiatan penanganan dan kembali dari lokasi. Selanjutnya, koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Desa Batu Barat, Koramil, dan masyarakat untuk memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Masyarakat Desa Batu Barat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan gambut. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah Karhutla agar tidak meluas.
Api tidak mengenal batas. Cegah sejak dini, laporkan titik api, dan bersama jaga Kayong Utara dari ancaman Karhutla.
#PolresKayongUtara
#PoldaKalbar
#SiagaKarhutla
#OperasiAmanNusaII
#KayongUtaraBerkah
#SalamPRESISI
