Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif. Personel Polsek Simpang Hilir bersama tim pemadam PT. Jalin Vaneo, BKO Brimob Polda Aceh, YON TP 538 dan Masyarakat Peduli Api (MPA) berjibaku melakukan groundcheck dan pemadaman titik hotspot di Desa Sungai Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Jumat (4/9/2026).

Titik api sebelumnya terpantau melalui aplikasi SIPONGI pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan bergerak ke lokasi pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan terhadap titik api.
Sebanyak 31 personel terlibat dalam penanganan, terdiri dari personel Polsek Simpang Hilir, pemadam PT. Jalin Vaneo, BKO Brimob Polda Aceh, YON TP 538 serta Masyarakat Peduli Api.
Dari hasil groundcheck, kebakaran terjadi pada area lahan tidur dan kebun sawit warga dengan vegetasi tanaman pakis. Kondisi lahan didominasi tanah gambut, sementara luas area yang terbakar diperkirakan lebih dari 50 hektare secara spot-spot dan masih berpotensi melebar maupun meluas.
Penanganan di lapangan menghadapi tantangan berupa minimnya sumber air dan kondisi angin kencang. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pemantauan hingga sekitar pukul 17.00 WIB sebelum personel kembali dari lokasi.
Polsek Simpang Hilir juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sungai Mata-Mata, masyarakat, PT. Jalin Vaneo dan Koramil untuk memantau perkembangan situasi serta memperkuat upaya penanganan. Masyarakat kembali diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang rawan Karhutla.
Api tidak mengenal batas. Jangan beri kesempatan untuk meluas. Bersama cegah Karhutla, jaga Kayong Utara tetap aman.
#KayongUtaraBerkah #SalamPRESISI #PoldaKalbarSiagaKarhutla
