Polres Kayong Utara, Polda Kalbar – Personel Polsek Pulau Maya Karimata bergerak cepat melakukan groundcheck sekaligus penanganan titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui aplikasi SIPONGI di wilayah Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (23/8/2026).

Hotspot terdeteksi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.34 WIB di wilayah Desa Kemboja. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Pulau Maya Karimata bersama Manggala Agni dan masyarakat segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang dipimpin Iptu Hendri Novian, S.Pd., bersama Brigpol Sunardi selaku Bhabinkamtibmas, serta personel Manggala Agni Edi Gunawan dan Jemmy Nopriansyah, dibantu masyarakat Desa Kemboja, melakukan groundcheck menuju titik koordinat yang terdeteksi.

Hasil pengecekan menunjukkan adanya lahan kosong dengan vegetasi semak belukar yang terbakar. Akses menuju lokasi cukup terbatas sehingga personel harus menggunakan kendaraan bermotor dan dilanjutkan dengan berjalan kaki.
Setelah menemukan titik api, personel bersama tim langsung melakukan upaya pemadaman. Hingga penanganan dilakukan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 3 hektare.
Kapolsek Pulau Maya Karimata melalui personel di lapangan menegaskan bahwa penanganan hotspot dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Selain melakukan pemadaman, Bhabinkamtibmas juga terus mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta mengingatkan adanya ketentuan dan sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan.
Polri bersama masyarakat terus bergerak menjaga lingkungan. Deteksi dini, respons cepat, dan kepedulian bersama menjadi kunci mencegah karhutla meluas.
#KayongUtaraBERKAH #SalamPRESISI
